Rongga perut penuh air di kucing

Go down

Rongga perut penuh air di kucing Empty Rongga perut penuh air di kucing

Post by Admin on Mon Jan 04, 2016 4:21 pm

Perut kucing yang membesar dapat disebabkan oleh berbagai macam hal, salah satu penyebab yang paling sering ditemui adalah terisinya rongga perut oleh air yang menempati sela-sela jerohan hewan kesayangan tersebut.

Dalam dunia kedokteran istilah yang digunakan bagi kejadian ini adalah ascites. Cairan yang menempati sela-sela di rongga perut tersebut keluar dari pembuluh darah dan sel-sel tubuh akibat beberapa hal.

Kelainan pada ginjal, kerusakan liver, gagal jantung sebelah kanan (right-sided CHF), kekurangan zat gizi protein, cacingan berat, sobeknya kandung kemih, radang pada selaput perut, kanker dan pendarahan di rongga perut adalah daftar penyebab munculnya ascites.

Ascites dapat terjadi di semua ras kucing dengan berbagai variasi umur. Salah satu kasus ascites yang pernah ditemui di Praktek Dokter Hewan terjadi pada anjing shih tzu berumur 2 bulan.

Gejala yang dapat ditemukan pada kasus ascites, selain perut yang membesar, antara lain pasien cenderung makin lemas dari hari ke hari, menggeliat atau mengerang saat perut dipegang atau berbaring, tidak ada nafsu makan, muntah, berat makin bertambah, kantung kemaluan makin membesar, dan nafas tampak sesak dan berat apabila tidak segera ditangani.

Dokter Hewan akan menangani kasus ascites tergantung penyebab munculnya kelainan ini.

Apabila perut pasien membesar hingga menyebabkan terdesaknya rongga dada dan setelah mempertimbangkan kondisi pasien, dokter hewan akan menyedot cairan yang menumpuk. Namun prosedur ini beresiko tinggi dan apabila penyebab dari ascites tidak ditangani, dalam waktu tidak lama, cairan akan menumpuk kembali.

Selain pada kasus yang disebabkan karena kelainan pada jantung yang didapat sejak lahir, ascites dapat dicegah dengan memberikan makanan yang bergizi dan obat cacing secara rutin pada hewan peliharaan anda.

kucing adalah hewan karnivora atau pemakan daging jadi sangat TIDAK dianjurkan untuk memberikan sayuran seperti sawi hijau, kentang, tahu, tempe dan lain-lain. Sayuran mengandung zat-zat tertentu yang tidak mampu dicerna oleh enzim di tubuh hewan karnivora.

Beberapa individu karnivora mampu beradaptasi dengan sayuran namun yang lain yang secara genetis tidak memiliki sistem pencernaan yang cukup baik akan mengalami berbagai macam gangguan, terutama kekurangan protein.

Admin
Admin

Jumlah posting : 44
Join date : 11.09.15

https://catlovers.indonesianforum.net

Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik