Peningkatan frekuensi buang angin di anjing dan kucing

Go down

Peningkatan frekuensi buang angin di anjing dan kucing Empty Peningkatan frekuensi buang angin di anjing dan kucing

Post by Admin on Mon Jan 04, 2016 3:55 pm

Rilwan Chondro, drh

Seorang pria sedang duduk di ruang keluarga bersama istri dan anaknya, ketika tiba-tiba tercium bau yang sangat menyengat. Kontan terjadi keributan kecil yang disertai canda gurau dan saling menyalahkan diantara anggota keluarga tersebut, sedangkan anjing peliharaan keluarga tersebut duduk menyaksikan mereka sambil berpikir semoga dia bisa menahan dirinya tidak buang angin selanjutnya.

Anjing dan kucing seperti halnya manusia dapat buang angin apabila terbentuk gas di saluran pencernaannya. Hal ini normal, namun apabila hewan peliharaan itu buang angin dengan frekuensi yang tinggi dimana pemilik sering memergoki mereka buang angin, maka hal tersebut menjadi tidak normal.

Salah satu penyebab meningkatnya frekuensi buang angin adalah radang saluran pencernaan akibat infeksi bakteri, virus, parasit (cacing) dan tumor.

Penyebab lainnya adalah:

1.       makan dengan takaran yang terlalu berlebihan atau disebut dengan istilah gluttony.

2.       penyakit pernafasan

3.       makanan yang terlalu tinggi serat (anjing dan kucing adalah hewan pemakan daging yang tidak terlalu membutuhkan serat), produk-produk susu (mengandung laktosa yang sulit dicerna anjing dan kucing), perubahan makanan yang mendadak

4.       kekurangan enzim percernaan tertentu

5.       bersaing dengan hewan lain ketika makan sehingga makan terlalu cepat dan rakus

Pada kasus yang serius, gejala yang menunjukkan rongga perut penuh gas ini bisa disertai kejadian muntah, diare dan penurunan berat badan.

Admin
Admin

Jumlah posting : 44
Join date : 11.09.15

http://catlovers.indonesianforum.net

Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik